Hati : hari yang cerah, aku suka, aku bahagia
pikiran : lho, kenapa? diluar banyak awan, tidak terlalu cerah, dan hari ini pun aku tak terlalu bahagia, banyak yang harus aku kerjakan. Kau dan aku ada dalam satu ruang, tapi kenapa kita tak sama?
hati : karena aku tak sepertimu, hari yang cerah untukmu belum tentu untukku. Hari ini aku bahagia, tak tau kenapa. Ada yang membuatku selalu ingin tersenyum, rasanya aku mendapatkan sebuah hadiah yang tersimpan untukku, yang akan kubuka jika memang sudah tiba waktunya.
pikiran : aku tak mengerti
hati : ya, memang tak harus dimengerti, tapi dirasakan :)
pikiran : kau membuatku semakin bingung.
hati : tak usah terlalu dipikirkan, karena kau tak akan pernah bisa memahaminya. Biarkan aku yang merasakannya. Kau dan aku memang sangat berbeda. Tapi aku bersyukur berdampingan denganmu.
pikiran : kenapa? aku tak bisa memahami perasaanmu, bahkan aku tak peduli.
hati : karena kau melengkapiku. Tak pernahkah kau berfikir bahwa aku tak bisa seperti ini tanpamu, dan sebaliknya?
pikiran : ya memang, aku tak pernah menyadarinya, terima kasih Tuhan, aku bisa berdampingan denganmu di satu ruang ini. kekuranganku, tak bisa memahami perasaan yang menjadi kelebihanmu, dan kekuranganmu, tak bisa memikirkan sesuatu yang justru menjadi kelebihanku. Kau dan aku ada karena kekurangan dan kelebihan kita masing-masing.
hati : ya, aku sempurna karena kamu ada. dan kamu tau? hari ini aku bahagia :)
pikiran : ya, aku bisa melihatnya, walaupun tak bisa merasakannya, dan sekarang, ada satu lagi yang membebaniku,
hati : apa?
pikiran : aku tak mau merusak kebahagiaanmu hari ini dengan mendengarkan bebanku saat ini.
hati : kau pikir aku tak tau? tak bisa merasakan, ya aku tau, satu paper lagi yang harus kau selesaikan kan?
pikiran : wah, aku memang sempurna dengan keberadaanmu, terima kasih hati, telah meringankan sedikit bebanku dengan bahagiamu hari ini :)
hati : hari yang cerah, aku suka, aku bahagia
pikiran : lho, kenapa? diluar banyak awan, tidak terlalu cerah, dan hari ini pun aku tak terlalu bahagia, banyak yang harus aku kerjakan. Kau dan aku ada dalam satu ruang, tapi kenapa kita tak sama?
hati : karena aku tak sepertimu, hari yang cerah untukmu belum tentu untukku. Hari ini aku bahagia, tak tau kenapa. Ada yang membuatku selalu ingin tersenyum, rasanya aku mendapatkan sebuah hadiah yang tersimpan untukku, yang akan kubuka jika memang sudah tiba waktunya.
pikiran : aku tak mengerti
hati : ya, memang tak harus dimengerti, tapi dirasakan :)
pikiran : kau membuatku semakin bingung.
hati : tak usah terlalu dipikirkan, karena kau tak akan pernah bisa memahaminya. Biarkan aku yang merasakannya. Kau dan aku memang sangat berbeda. Tapi aku bersyukur berdampingan denganmu.
pikiran : kenapa? aku tak bisa memahami perasaanmu, bahkan aku tak peduli.
hati : karena kau melengkapiku. Tak pernahkah kau berfikir bahwa aku tak bisa seperti ini tanpamu, dan sebaliknya?
pikiran : ya memang, aku tak pernah menyadarinya, terima kasih Tuhan, aku bisa berdampingan denganmu di satu ruang ini. kekuranganku, tak bisa memahami perasaan yang menjadi kelebihanmu, dan kekuranganmu, tak bisa memikirkan sesuatu yang justru menjadi kelebihanku. Kau dan aku ada karena kekurangan dan kelebihan kita masing-masing.
hati : ya, aku sempurna karena kamu ada. dan kamu tau? hari ini aku bahagia :)
pikiran : ya, aku bisa melihatnya, walaupun tak bisa merasakannya, dan sekarang, ada satu lagi yang membebaniku,
hati : apa?
pikiran : aku tak mau merusak kebahagiaanmu hari ini dengan mendengarkan bebanku saat ini.
hati : kau pikir aku tak tau? tak bisa merasakan, ya aku tau, satu paper lagi yang harus kau selesaikan kan?
pikiran : wah, aku memang sempurna dengan keberadaanmu, terima kasih hati, telah meringankan sedikit bebanku dengan bahagiamu hari ini :)
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

