twitter
rss

Lemes rasanya pas hasil kerja keras begadang semaleman ternyata means nothing. >_<
Soal essay yang tentang drama Beckett itu, ternyata saya kejauhan menafsirnya. #Eh tunggu... menafsir? haha apapun namanya...

Dramanya Beckettyang judulnya Happy Days itu, saya pikir ada masalah deconstruction dalam konsep mind sama body. saya pikir, tubuhnya Winnie yang hanya ditampilkan setengah badan dan Willie yang bisa freely move tapi talk less. saya pikir semua itu menyampaikan sesuatu yang kemudian saya tafsirkan sebagai deconstraction of the concept of Mind and Body.

Tapi ternyata pas dibahas di kelas drama Rabu kemaren, dosennya bilang: "Emang kamu pikir Winnie ditampilkan setengah badan terus Willie talkless, itu menimbulkan makna? Ya nggak, semuanya itu meaningless. Emang kalian nggak pernah liat pembaca berita tampil hanya setengah badan? Winnie juga sama aja. Kalo Willie talkless, emang kalian ga pernah liat ada istri yg ngomong terus tp suaminya diem aja? Ini juga sama aja nggak ada artinya, karena theater of the absurd itu emang nggak ada meaningnya."

Ciut deh gueee....jadi yang dikerjain semaleman itu...meaningless bin worthless? Gosh...how come? bukannya kita bebas menafsir asalkan itu berdasar? fufufufufu....ya sudah lah ya...yang penting udah ngerjain...terserah deh nilainya mau kaya gimana juga :p

0 komentar:

Posting Komentar