twitter
rss

dalam hidupku, aku punya banyak dunia,

dalam duniaku yang satu ini, entah kenapa, aku merasa seperti seonggok batu di tengah padang pasir yang luas.

Aku hanya bisa diam, karena aku hanyalah seonggok batu.
aku hanya bisa melihat orang-orang itu bekerja susah payah, lalu lalang kesana kemari, tanpa mempedulikan keberadaanku,
sungguh aku ingin membantu mereka, tapi bagaimana caranya? aku tidak tahu apa-apa, aku tak tau apa yang harus aku lakukan dengan segala keterbatasanku.
sungguh aku tak nyaman di duniaku yang satu ini.
padahal, mereka sangat menikmatinya, walaupun dunia yang satu ini hanya padang pasir yang gersang dan panas mentari pun bisa dengan ganasnya membakar kulit mereka, mereka tetap tersenyum dan terus berjuang dan saling bantu untuk mewujudkan mimpi mereka.

Apa yang bisa kulakukan? apa yang bisa kubantu??? andai aku bisa berteriak seperti mereka, andai aku bisa bicara, menawarkan bantuan untuk mereka, andai aku punya tangan untuk meringankan beban mereka, tapi..... aku hanyalah seonggok batu.


aku tak tau aku harus kemana, kenapa aku ada di dunia seperti ini? kenapa aku tak bisa bantu mereka? kenapa mereka tak memedulikan keberadaanku? apa mereka sadar aku ada diantara mereka?? apa karena aku hanyalah seonggok batu?


aku malu, aku tak nyaman, aku ingin membantu, tapi bagaimana? apa gunanya aku bagi mereka?


aku sayang mereka, orang yang lalu lalang di hadapanku itu, yang tak mengenalku bahkan tak memandang keberadaanku dan tak sadar bahwa aku ada.


mereka itu orang yang hebat, pekerja keras, tak kenal lelah dan kata menyerah,

mereka bekerja untuk kebaikan, tak mengharap pamrih, hanya belas kasih dari Sang Pencipta,
aku sangat mengaguminya, aku sangat menyayanginya, andai saja mereka mau melirik kerahku, betapa senangnya aku,



tapi...

aku hanyalah seonggok batu di tengah padang pasir
maafkan aku yang hanya bisa diam....
karena....
aku hanyalah seonggok batu di tengah padang pasir

0 komentar:

Posting Komentar